Madrasah Nurul Iman, Dulu dan Sekarang (2)

Alumninya dari Rektor hingga Mufti di Malaysia

DI TENGAH keterbatasan, Madrasah Nurul Iman terus bertahan. Dulu, di masa keemasannya, Nurul Iman pernah melahirkan alumni yang menjadi mufti di negri jiran Malaysia. Di Jambi, sejumlah rektor masuk dalam daftar alumninya.

Wallpaper bergambar jutaan umat Muslim sedang beribadah di Kakbah menghiasai ruang tamu kediaman Tarmizi Ibrahim. Ukurannya cukup besar, penuh menutupi salah satu dinding berukuran sekira 3×3 meter itu.

Di sisi dinding yang berhadapan dengan jendela terpajang sebuah spanduk putih 1×1 meter. Spanduk cetak itu berisi gambar-gambar wajah. Ada 40 foto wajah berwarna hitam-putih. “Itu di antaranya pendiri Nurul Iman. As’ad termasuk yang pernah mengajar di Nurul Iman,” tutur Tarmizi. Lanjutkan membaca ‘Madrasah Nurul Iman, Dulu dan Sekarang (2)’

Madrasah Nurul Iman, Dulu dan Sekarang (1)

Dulu Santrinya Ribuan, Kini Ratusan

CUKUP beralasan bila daerah Seberang Kota Jambi bakal dijadikan kawasan wisata religi oleh pemerintah. Daerah di tepi Sungai Batanghari itu memiliki sejumlah pondok pesantren yang telah berdiri sejak lama. Satu di antaranya Madrasah atau Pondok Pesantren Nurul Iman.
Dua bangunan saling berhadapan. Kondisinya kontras sekali. Yang satu berkonstruksi kayu, sementara bangunan di depannya dari bata. Dua bangunan di Kelurahan Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk, itu tak lain Madrasah Nurul Iman.

Matahari Jumat (4/9) belum tepat di atas kepala ketika mendapati sepi di bangunan berkonstruksi kayu bulian itu. Sekilas melihat, siapa pun yang melihat akan menyimpulkan bahwa bangunan itu sudah sangat uzur. “Ini masih asli seperti pertama dibangun,” kata Kepala Madrasah Nurul Iman Suhaili. Di bangunan itu tertulis bahwa bangunan berlantai dua itu dibangun pada 1915. Lanjutkan membaca ‘Madrasah Nurul Iman, Dulu dan Sekarang (1)’

Terbitkanlah Surat Kabar

Seorang pejabat di Jambi berbincang pada seorang wartawan senior pada 2006. Petinggi di Provinsi Jambi itu bukan sedang berbicara pada tokoh pers lokal. Sang wartawan tak lain teman pejabat semasa kuliah dulu di Jakarta.

Pejabat itu meminta atau lebih tepatnya menyarankan, agar perusahaan tempat si wartawan bekerja membuat koran di Jambi. “Payah-payah wartawan di Jambi ini,” kurang lebih begitu perkataan pejabat yang ditirukan wartawan senior tersebut. Payah yang dimaksud merujuk pada perilaku, sifat negatif. Mulai dari wartawan bodrek yang suka memeras hingga budaya amplop, mungkin. Lanjutkan membaca ‘Terbitkanlah Surat Kabar’

Dilematis Buka Status

Ini bukan soal status di dinding jejaring sosial Facebook. Buka status, begitu para pegiat Jaringan Orang Terinfeksi HIV Indonesia (JOTHI) mengistilahkan, yakni menerangkan kepada publik bahwa seseorang positif terinfeksi HIV/AIDS.

Publik di sini mulai orang terdekat seperti keluarga dan teman hingga orang lain termasuk tenaga medis. Nah, justru pada tenaga medis itulah mereka kerap menemui sandungan. Alih-alih mendapatkan pelayanan, justru mereka kerap terpinggirkan oleh profesi tersebut. Lanjutkan membaca ‘Dilematis Buka Status’

Per Bulan Hanya Rp 500 ribu

Per Bulan Hanya Rp 500 ribu

Insentif Aktivis

yang Konsen Terhadap

Penyebaran HIV/AIDS

Barangkali tidak banyak yang mau berkecimpung menjadi aktivis yang konsen pada penyebaran virus HIV/AIDS. Maklum stigma negatif terhadap penderita penyakit itu masih erat melekat.

Yuli. Demikian nama perempuan berlesung pipit itu. Ia hanya menjawab Yuli saat ditanya nama lengkapnya. Wanita 26 tahun itu merupakan koordinator Jaringan Orang Terinfeksi HIV Indonesia (JOTHI). Lanjutkan membaca ‘Per Bulan Hanya Rp 500 ribu’

linduku

belum lama aku menghayal tentang hujan
tentang rintik gerimisnya
rindunya flora dan katak-katak
karena kemarau lama yang membersamai

baru kemarin aku merindukan hujan
akan dingin yang membawa kehangatan
meniti rintik gerimisnya
menderu di derasnya

dan tuhan, kau menjawab doa kami
hujan di penghujung malam
menjadi penghilang dahaga

tapi tuhan
tak hendak aku mengujatmu
sungguh…
hujan pagi ini membuka luka bertahun lalu

bersama rintiknya
gemuruh petirnya
selaksa duka menyapa

ini bukan tentang September ceria
tapi musim penghujan berawal duka
lindu mu hanya sesaat
tapi berbilang waktu kami merasa

bersama tulang yang patah
luka yang menganga
suami melepas isteri
anak melepas ayah
ibu melepas anak
dan teman, sanak
terkubur bersama reruntuhan bata

lindu, gempa atau apalah namanya
mengingatkan berlipat berapakah kiamat kelak

Kan, Trik Deddy Corbuzier Bohong

Menyaksikan penampilan Deddy Corbuzier saat ulang tahun ke-20 RCTI beberapa waktu lalu sangat mengecewakan. Ketika mengetahui ia bakal menampilkan pertunjukan menangkap peluru yang ditembakkan ke arahnya, saya berharap itu suatu penampilan yang spektakuler. Terlebih ia mengatakan, belasan orang telah tewas akibat pertunjukan itu. Tapi, saya sudah curiga sejak awal jika pertunjukan Corbuzier malam itu sebuah trik yang menurut saya, sejelek-jelek trik sulap. Saya yakin, Corbuzier berbohong. Lanjutkan membaca ‘Kan, Trik Deddy Corbuzier Bohong’

SB dan TK Bernasib Sama

Entah mengapa, tiba-tiba saya teringat dengan Soetrisno Bachir. Ya, ia yang kerap disapa SB yang tak lain Ketua  Umum DPP PAN. Pertanyaan ini juga muncul dari teman-teman saya. Ketika musim Pemilu, Juli lalu pertanyaan ini malah menguat. Lanjutkan membaca ‘SB dan TK Bernasib Sama’

Hore, Kita Merdeka Lagi (1)

Di Agustus ini
Aku kembali menghitung
Oh ternyata
64 tahun sudah kita merdeka

Selama itu pula
kita terus merapal mantra
Bukan munajat doa Lanjutkan membaca ‘Hore, Kita Merdeka Lagi (1)’

Akal-akalan Pilpres Satu Putaran

satu putaranKabar itu dihembuskan Lembaga Studi Demokrasi (LSD) pimpinan Denny JA, Pilpres satu putaran. Tidak ada yang salah memang, Pilpres berjalan satu atau dua putaran. Asalkan, prosesnya berjalan dengan bersih, tanpa kecurangan. Toh, saya yakin semua pasangan siap menghadap satu putaran, sebaliknya ada yang tidak siap dengan pilpres dua putaran. Lanjutkan membaca ‘Akal-akalan Pilpres Satu Putaran’

Halaman Berikutnya »


web counter

 

Februari 2010
S S R K J S M
« Jan    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

Yang Tlah Mereguk Cahaya Bintang

  • 18,945
Kisah-kisah Teladan
Indonesian Muslim Blogger
Loo Blogger jambi

SocialVibe