Maryamah Karpov; Maaf untuk Andrea

Terbit sudah buku keempat tetralogi Laskar Pelangi Andrea Hirata, Maryamah Karpov. Buku bergambar wanita sedang menggesek biola itu akirnya mengisi deretan koleksi perpustakaanku.
Andrea Hirata, penulis novel itu berhak sewot kepadaku. Mungkin, bukan saja pemuda Belitong itu tapi juga mereka yang menyuarakan hak atas kekayaan intelektual ataupun hak cipta. Karena-maaf Andrea-untuk buku yang keempat ini aku tidak membeli yang asli. Bajakan. Hari gini?
Sekitar sepekan yang lalu, aku menyambangi Gramedia. Ternyata Maryamah dibanderol Rp 79 ribu. Tidak terlalu mahal sih. Apalagi untuk karya bernasnya Andrea. Tapi, akhirnya prinsip ekonomi (entah ekonomi yang mana…) akhirnya ku pakai. Aku lebih memilih Maryamah di rak-rak toko buku bekas. Cuma Rp 25 ribu.
Dan ternyata, pengakuan si abang toko, cukup banyak peminat Maryamah ecek-ecek. Fuih…Langsung ku bilang ke isteriku, “Makanya (mas) belum juga nerbitin buku, takut dibajak,” kata ku ngeles.
Jadi, Maafkan aku Andrea…









waah….
KIta senasip mas…