linduku

belum lama aku menghayal tentang hujan
tentang rintik gerimisnya
rindunya flora dan katak-katak
karena kemarau lama yang membersamai

baru kemarin aku merindukan hujan
akan dingin yang membawa kehangatan
meniti rintik gerimisnya
menderu di derasnya

dan tuhan, kau menjawab doa kami
hujan di penghujung malam
menjadi penghilang dahaga

tapi tuhan
tak hendak aku mengujatmu
sungguh…
hujan pagi ini membuka luka bertahun lalu

bersama rintiknya
gemuruh petirnya
selaksa duka menyapa

ini bukan tentang September ceria
tapi musim penghujan berawal duka
lindu mu hanya sesaat
tapi berbilang waktu kami merasa

bersama tulang yang patah
luka yang menganga
suami melepas isteri
anak melepas ayah
ibu melepas anak
dan teman, sanak
terkubur bersama reruntuhan bata

lindu, gempa atau apalah namanya
mengingatkan berlipat berapakah kiamat kelak

0 Tanggapan ke “linduku”



  1. No Comments Yet

Tinggalkan Balasan




web counter

 

Oktober 2009
S S R K J S M
« Sep    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Yang Tlah Mereguk Cahaya Bintang

  • 17,201
Kisah-kisah Teladan

Dibanderol


My blog is worth $1,693.62.
How much is your blog worth?

Indonesian Muslim Blogger
Loo Blogger jambi

SocialVibe