4
Aku memacu motorku dengan kecepatan 100 kilometer per jam. Itu bukan kebiasaanku, sekalipun tengah terburu-buru. Jarak tempuh lokasi liputan yang lumayan jauh membuatku mau tak mau harus memacu kendaaraan sengebut-ngebutnya.
Telat tiba di tujuan, sia-sia. Letih itu risiko, tapi gagal mengumpulkan fakta dosa tak termaafkan. Alih-alih mendapat berita boleh jadi makian yang akan aku terima dari bos ku di kantor. Uf..bila sudah begitu, kadang aku tertular ikut memaki, mengumpat walaupun di dalam hati.
Sebab, keberhasilan menjalankan tugas adalah berhasil membuat berita seperti angle yang diminta. Tiba pun kita di lokasi dengan air mata darah dan keringat mengucur bila berita tak ada, hapuslah semua usaha itu. Itu sama saja tak kerja. Aku sering sebal dengan mindset yang hanya berorientasi pada hasil. Tidak peduli pada proses. Padahal harusnya proses dan hasil dilihat secara proporsional. Read the rest of this entry »






