Bulan: Oktober 2009

Dilematis Buka Status

Ini bukan soal status di dinding jejaring sosial Facebook. Buka status, begitu para pegiat Jaringan Orang Terinfeksi HIV Indonesia (JOTHI) mengistilahkan, yakni menerangkan kepada publik bahwa seseorang positif terinfeksi HIV/AIDS.

Publik di sini mulai orang terdekat seperti keluarga dan teman hingga orang lain termasuk tenaga medis. Nah, justru pada tenaga medis itulah mereka kerap menemui sandungan. Alih-alih mendapatkan pelayanan, justru mereka kerap terpinggirkan oleh profesi tersebut. (lebih…)

Per Bulan Hanya Rp 500 ribu

Per Bulan Hanya Rp 500 ribu

Insentif Aktivis

yang Konsen Terhadap

Penyebaran HIV/AIDS

Barangkali tidak banyak yang mau berkecimpung menjadi aktivis yang konsen pada penyebaran virus HIV/AIDS. Maklum stigma negatif terhadap penderita penyakit itu masih erat melekat.

Yuli. Demikian nama perempuan berlesung pipit itu. Ia hanya menjawab Yuli saat ditanya nama lengkapnya. Wanita 26 tahun itu merupakan koordinator Jaringan Orang Terinfeksi HIV Indonesia (JOTHI). (lebih…)

linduku

belum lama aku menghayal tentang hujan
tentang rintik gerimisnya
rindunya flora dan katak-katak
karena kemarau lama yang membersamai

baru kemarin aku merindukan hujan
akan dingin yang membawa kehangatan
meniti rintik gerimisnya
menderu di derasnya

dan tuhan, kau menjawab doa kami
hujan di penghujung malam
menjadi penghilang dahaga

tapi tuhan
tak hendak aku mengujatmu
sungguh…
hujan pagi ini membuka luka bertahun lalu

bersama rintiknya
gemuruh petirnya
selaksa duka menyapa

ini bukan tentang September ceria
tapi musim penghujan berawal duka
lindu mu hanya sesaat
tapi berbilang waktu kami merasa

bersama tulang yang patah
luka yang menganga
suami melepas isteri
anak melepas ayah
ibu melepas anak
dan teman, sanak
terkubur bersama reruntuhan bata

lindu, gempa atau apalah namanya
mengingatkan berlipat berapakah kiamat kelak