Cerita Dongeng untuk Anda

Betapa sering dulu saya mendengar, melihat, melalui televisi utamanya, orangtua yang mendampingi buah hatinya tidur.

Bukan hanya menemani begitu saja tentunya. Mereka mendongeng. Entah itu dengan sebuah buku, atau cerita yang telah dihapal di luar kepala. Saya yakin, Anda juga pernah menjumpai ini bukan? Kelak, bila Anda melakoninya, ah, momen yang sangat indah ternyata. Tapi, bila jenuh melanda, siapkanlah rasa sabar yang lebih.

Sejak menikah empat tahun lalu, tak pernah terlintas di benak saya, aktivitas itu bakal terlakoni. Tidak sama sekali. Bahkan, semasa kecil, sepengetahuan saya tidak ada dongeng yang mengantarkan saya tertidur.

Kini, dua tahun lebih sebulan sudah saya menjadi seorang ayah. Baru sekira dua pekan ini saya membuktikan pengalaman masa lalu saya. Apa yang saya lihat dulu, kini sayalah menjadi aktornya. Di atas tempat tidur tak beranjang milik kami, saya membacakan dongeng untuk anak saya, Rumaisha.

Dua buku dongeng yang dibeli istri saya di Gramedia, Sapi Pelit dan Sayang Ibu, seakan sudah menjadi menu tetap anak saya jelang tidur. Entah itu untuk sebenar-benarnya tidur, atau ketika ia meminum susu.

Anda yang memiliki anak tapi belum menikmati momen ini, segeralah mencobanya. Senang rasanya melihat buah hati menikmati setiap kalimat yang kita sampaikan. Indra pendengaran, penglihatannya terjaga menyerap alur cerita.

Dan pada saatnya, ia akan bercerita sendiri tentang cerita yang ia dapatkan itu. Oh…sekali lagi, senang sekali rasanya melihat respon buah hati seusai didongengkan. Dari dua buku itu, Rumaisha bahkan membagi tugas. Dia memberi Sapi Pelit untuk saya, dan Sayang Ibu kepada istri saya.

Sebuah seminar tentang kecerdasan anak yang pernah diikuti istri saya sekira tiga tahun lalu, belakangan kami buktikan. Bahwa, anak kecil kita mereka menyerap informasi apa saja, kata apa saja, sekalipun mereka belum bisa berbicara. Nanti, memori itu akan muncul dan disampaikan dengan ucapan mereka yang cedal. Pun demikian dengan dongeng yang dibacakan kepada mereka. Selamat mendongeng!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s