Bulan: April 2011

Penikmat Sepi

kau memperolok-olok sepi
memakunya di tapal batas angan
kelak kau berpesta dengan heningnya

kau hujani sepi
ia kau buat basah, lucunya air matamu yang tumpah
kau larut atau melarung apa, aku tak tahu

dengan sepi akhirnya kau berdamai
hangat merasai
dari tiada menjadi nyata

*lebih dulu ditendang di sini