Jokowi Pun Tiba di Jambi

Sempat terpikir untuk memberi tulisan ini dengan judul “Jokowi Kw”. Pilihan itu akhirnya urung. Pertimbangannya, khawatir saja ditafsiri negatif. Apalagi istilah Kw asosiasinya ke sesuatu yang berkualitas rendah, tak mutu. Malah, bagi komedian tunggal Mongol, Kw bermakna…. Ya gitu deh. Sementara serial tulisan ini, semata opini dalam memotret pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi tanpa memihak satu pasangan pun. Non partisan.

Akhirnya saya memilih “Jokowi Pun Tiba di Jambi” sebagai judulnya. Pertanyaanya, mengapa Jokowi? Ini Jambi bung. Bukan Surakarta, bukan pula Jakarta. Toh demam Jokowi akhirnya tak terelakkan.

Dan memang, bila ada fenomena menarik dalam sebuah pilkada itu adalah Joko Widodo alias Jokowi. Setelah memenangkan hati rakyat Solo, ia pun memikat warga Jakarta beragam kasta.

Bicara tentang sosok yang mempopulerkan mobil Esemka itu, tak akan lepas mengenai pilihan ikoniknya saat Pilkada Ibukota. Kemeja kotak-kotaknya yang kemudian diberikan filosofi justru membingkai memori banyak orang.

Lalu, Jokowi dan kemeja kotak-kotaknya pun mendarat di Jambi. Di Pilwako Jambi kali ini. Bila Jokowi-Ahok berkemeja kotak-kotak merah, Jambi ada Sum Indra-Maulana atau pasangan Simpatik. Tapi, pasangan nomor urut 2 ini, berkemeja kotak-kotak biru. Merujuk warna PAN selaku partai pengusung utama keduanya.

Sum sesungguhnya jauh-jauh hari sudah menghadirkan “aura” kotak-kotak Jokowi itu ke khalayak. Ingat saat ia ke kantor PDIP Jambi untuk menjalani test di sana awal Oktober tahun lalu? Ia yang ketika itu mengaku mengincar PDIP datang dengan kemeja kotak-kotak.

Sum Indra-Maulana bukan yang pertama menjadi “follower” kotak-kotaknya Jokowi. Sebelumnya, yang paling populer di antara para “follower” itu adalah Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki di Pemilukada Jawa Barat. Ada pula Rizal-Wahid Zamas di pemilukada Tanggamus, Lampung.

Kemudian, suara rakyat menentukan. Kuncinya bukan pada kotak-kotaknya. Belakangan kita menyaksikan, Rike “Oneng” dan Teten kalah. Gugatannya ke MK tak mangkus. Rizal-Wahid Zamas di Tanggamus bernasib sama. Kalah suara dari sang petahana. Jebakan kotak-kotak? Padahal di Jabar malah Jokowi turut mengampanyekan Rike-Teten.

Di Pilwako kali ini, pembicaraan tentang Jokowi barang tentu tak lepas dari dua pasangan calon. Selain Sum-Maulana, siapa lagi kalau bukan Sy Fasha-Abdullah Sani.

“Kotak-kotak” Jokowi boleh saja diadopsi Sum-Maulana, tapi secara partai, PDIP perahu politik Jokowi, justru mengusung Sy Fasha-Abdullah Sani (FAS). Kini di musim kampanye, baliho Jokowi diapit Fasha dan Abdullah Sani menjadi pemandangan sehari-hari yang ditemui warga Kota Jambi.

Mengenakan kemeja putih, ketiganya mengacungkan tiga jari. Salam metal. FAS memang beroleh nomor urut 3. Tim FAS pun jauh hari sudah menggadang-gadang, sosok Gubernur DKI Jakarta itu bakal menjadi juru kampanye mereka.

Baik FAS maupun Simpatik, pasti sadar sesadar-sadarnya, bahwa mereka beda dengan Jokowi. Saya yakin pula jika mereka tak menaruh banyak bahwa hadirnya Jokowi (bagi Fasha-Abdullah Sani), kotak-kotak (bagi Sum-Maulana) menjadi katalisator perolehan suara. Bahwa “demam Jokowi” bagian dari strategi itu niscaya.

Bahkan Sum Indra paham, “Kejowi-jokowiannya” menjadi komoditas politis. Itulah sebabnya ia memberi alasan soal pilihan kotak-kotak itu sebagaimana ia paparkan di situsnya. “Kalau kita harus sama, sama lah dengan yang baik. Tapi jika ingin beda, beda lah dari yang buruk,” kata Sum menyikapi busana politiknya.

Sabtu 29 Juni nanti, ada empat pasang wajah yang Anda dapati dalam kotak eh bilik suara. Pesan saya, jangan mencoblos di luar gambar. Dan paling penting, jangan lupa memasukkan surat suara ke dalam kotak suara.

Tahukan lagunya Kotak? Saat mencoblos nanti, pelan-pelan saja.

Baca juga:
Wiranto, Effendi Hatta, dan Asnawi AB

Dokter (di) Pilwako Jambi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s