Inilah Aku

dsc06316.jpg
Sarjana pertanian, tapi berlandang kata-kata. Wartawan. Pada akhirnya di profesi itulah aku memilih jalan. Memilih jalan pena seturut hobi yang gemar (ah…terkesan hiperbolis) menulis. Menolak tawaran kerja di perusahaan sawit ternama (bukan soal idealis sih) dan lebih memilih menjadi jurnalis.

Wartawan dalam empat kata, bagiku adalah: Sosok dengan sebelas lidah.

Lidahnya satu di mulut, sepuluhnya adalah jari-jari tangannya. Karena memiliki sebelas lidah itulah, terkadang ada cemas yang menghampiri. Satu lidah saja susah menjaganya, apalagi sebelas. Repot…..

aaaa

38 pemikiran pada “Inilah Aku

  1. assalamualaikum.
    ini merupakan kunjungan balasan. maaf terlambat.
    Salam Kenal.
    Saya juga harus banyak belajar. Ayo Kita saling belajar dan mengingatkan.
    Ayo terus menulis.

  2. wartawan sebuah pekerjaan yang membutuhkan pengorbanan yang tak sedikit…bersiap dengan dosa (karena ’11 lidah’ itu belum tentu semuanya berkata benar), bersiap dengan ancaman (karena tak semua kebenaran yang kita ungkit itu bisa menyenangkan hati) dan harus bersiap hidup biasa…(karena wartawan yang jujur tak akan bisa jadi kaya raya hehehehe)…..Hebat….dan salut untuk pilihan hidupmu…..
    bravo Dedi……!!!!

  3. salam kenal mas..
    tiga tahun di malang terus jadi sarjana pertanian itu toh? ngawur hehe..makasih dah mampir ke tempatku..aku masukkan di blogrollku ya? sekalian ajarin aku bagaimana cara menulis..setuju?

  4. Assalammu’alaikum warahmatullah
    kunjungan balsan mas rachmawan
    kayanya mas lebih cocok, soale aseli arek malang rek
    yang di blogspot itu puisinya Sapardi Djoko Damono
    wah mas sukses ya jadi wartawan, semoga bisa menuliskan kebenaran dengan sebenar-benarnya biar masyarakat tidak sesat informasi kaya sekarang

    Salam🙂

  5. salam kenal mas…
    saya juga dari malang…

    mmmmm… brawijaya., mt haryono, veteran, rektorat,…
    jadi pingin maen ke malang lagi..

    sukses untuk anda, dan jaga amanah menjadi wartawan yang berbicara dengan hati

    salam masdhenk

  6. Masdhenk dari Malang ya?
    Brawijaya,
    MT haryono ada Dian Swalayan, ada warnet..(mmm lali aku namanya),
    Veteran ad Smooth cafe, heheh, rektorat temaptnya lari pagi sama bal-balan

  7. kunjungan balasan…
    kayaknya kita nggak satu almamater deh, soalnya di UM nggak ada jurusan pertanian. dulu anak persma nggak ya? kalau iya dan apalagi gabung di PPMI, ya mungkin kita pernah saling kenal. ok, salam kenal…

  8. QUATE:
    _______________
    “Wartawan dalam empat kata, bagiku adalah: Sosok dengan sebelas lidah.
    Lidahnya satu di mulut, sepuluhnya adalah jari-jari tangannya. YAng selalu menebar aksara di tuts keyboard komputer. Karena memiliki sebelas lidah itulah, terkadang ada cemas yang menghampiriku. Satu lidah saja susah menjaganya, apalagi sebelas. Repot”
    <———————-
    O alah Ded… Iyo kalo ngetik mu pake 10 jari kalo’ 11 Jari alias… Telunjuknya Wae, Piye Ded……
    He..he…he..
    Bravo Ded, keep Blogin’ and dont never give up for to plant “crossing words”

  9. weh, kita yang di daerah kan gak mo ketinggalan teknoloji men. teknolo-ji! he he he…. keep going bro. sip dah, nganten baru mah eunak tenan!!!

  10. Hoi budak jambi, apo raso punyo rang rumah? Enak kan. Eh, masih pegang halaman Budaya tidak? Kita masih merindukan untuk tampil di situ… he he he he he he….
    salam hangat dari ranahminang

    abdullah khusairi

  11. kunjungan balik…trimakasih sdh berkunjung ke blog saya…
    wartawan yah..hmm sbuah profesi yg dulu ingin saya geluti, tapi skrg stlh menekuni kuliah di bidang komunikasi, justru malah lbih tertarik ke bidang pendidikan, alias menjadi guru…

    slamat berkarya..smoga sukses..

  12. Halah…. wong jambi ruponyo..

    aku sampai trakhir pun masih tinggal di Beringin arah komplek guru, istri dan anak pun masih tinggal disana………..

    salam kenal… dari Africa

  13. halo pak wartawan!
    wah wah wah
    aku juga lagi kul di faperta nih…(another calon sarjana pertanian)..
    boleh2, seru juga kayaknya buat blog anak2 jambi gitu

  14. Salam Kenal…
    Kami sedang membangun sebuah blogs kompilasi, di http://www.sebuahgudangtua.wordpress.com

    Dapat kami jelaskan sebagai berikut:

    Didalam blogs gudang tua ini anda dapat turut menampilkan segala bentuk karya anda, baik itu berupa cerpen, puisi, novel, opini, laporan perjalanan, dan lain sebagainya…

    Setiap karya yang masuk akan kami tampilkan tanpa membedakan baik itu karya dari seorang penulis pemula maupun karya dari penulis ternama…

    Jika anda berminat untuk turut berpartisipasi dalam http://www.sebuahgudangtua.wordpress.com ini, silahkan mengirimkan karya-karya anda disertai dengan profil/riwayat penulis ke redaksi gudang tua di: gudang_tua@yahoo.com atau sebuahgudangtua@gmail.com

    Redaksi Gudang Tua tidak akan mengurangi atau menambahi sedikitpun isi didalam karya yang ditampilkan, namun segala karya tersebut sepenuhnya tetap menjadi tanggung jawab penulis.

    Catatan: Karya yang dikirimkan diharapkan merupakan karya asli dari penulis

  15. salam kenal.
    saya juga salah seorang yang menyukai hal tulis menulis dan dunia wartawan. menurut saya dunia wartawan itu adalah dunia yang menantang dan memiliki kepuasan sendiri.

  16. Selamat sore Rachmawan, memang hidup itu misteri ( baca postingan saya terakhir ) kita tidak tau apa yang akan kita jalani kedepan. Satu hal yang perlu kita ingat apapun profesi kita mari kita senantiasa mencari ridhonya Allah senantiasa ikhlas menjalani hidup ini serta bersyukur atas nikmat yang Tuhan berikan, akan berkahNya dapat kita nikmati. Terima kasih pistingannya, Sukses untuk anda.

    Regards, agnes sekar

  17. salam kenal juga mas….:) makasi atas kunjungannya di blog saya…

    kalau boleh tahu mas rachmawan wartawan apa?? boleh tahu tips and trick jadi wartawan.. karena saya juga kepingin jadi wartawan…

  18. bang rachmawan aku punya cerpen nih,judulnya ”jalan menuju surga” aku baru-baru aja sih belajar nulis,jadi aku tidak tau apakah tulisanku itu bagus apa engga,jadi aku minta tolong ama abang untuk ngecik in tulisan aku itu bagus apa engga,terus kalo ada yang ngga bagus dari penulisan kata-katanya tolong di kritik aja bang ga papa !,untuk waktu berharga yang abang berikan saya ucap kan terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s